#babybuystory – diapers & baby wipes

Hey there!

IMG_9918.JPG

koleksi diapers Nathan :p

Kali ini saya mau berbagi pengalaman tentang diapers dan baby wipes yang dipakai sama Nathan. Bersyukur banget dari lahir sampai sekarang Nathan aman pakai semua merk popok. Sebulan pertama penggunaan popok bukan main borosnya karena hampir setiap nyusu pasti pup (katanya anak ASI memang begitu). Sempat saya gunakan popok kain tapi hanya bertahan kurang dari seminggu. Nyerah sama cucian yang langsung numpuk dan bocahnya juga tetep tidur pulas padahal sudah basah semuanya. Rencana mau pakai clodi (cloth diapers) tapi takut si bayi jadi ngangkang dan mikir lagi ribetnya nyuci insertnya. Lupakan semuanya, kembali saya menggunakan popok sekali pakai saja yang pasti-pasti dan ga ribet.

FITTI368678_5a3c36c0-af29-465f-8dfc-04ffc34f8086

Pas lahiran, dari pihak rumah sakit (kebetulan saya lahiran di RSB Asih) dapat 1 pack merk Fitti. Fitti ini juga salah satu merk dari jaman dulu. Menurut saya Fitti baik-baik saja sih cukup lembut dan harganya murah banget, tapi susaaaah dicari.

MERRIES PREMIUM

Saya sendiri sudah stock merk Merries Premium Tape yang ukuran newborn. Kenapa Merries karena ukuran Merries lebih kecil dibanding merk lain dan cocok untuk bayi dibawah 3kg (Nathan lahir beratnya 2,6kg). Harga Merries newborn ini cukup mahal sih sekitar Rp 65.000,- kalau tidak salah dan sebenarnya agak sulit ditemukan juga, saya biasanya beli di carrefour. Sekali beli langsung 5 makanya sempat kelebihan alhasil saya jual lagi hehehe.

Kalau yang celana sih baru nyobain juga tapi agak melebar gitu bentuknya jadi terlihat seperti kebesaran di Nathan. Lembutnya sama dan ada garis indikatornya penting! Walau yang versi pants indikatornya tipis nyaris tak terlihat.

IMG_9925.jpg

PAMPERS

IMG_9919.jpg

Kebetulan waktu lagi beli si Merries, merk Pampers lagi diskon banget, cobain deh. Dan ternyata enak juga kok malah jadi favorit saya! Bersaing sama Merries tapi harganyapun lebih murah sedikit dan lebih mudah dicari. Kalau sekarang sih sudah beli online. Mulai beralihlah saya ke Pampers Premium Tape sampai saat ini ukuran Nathan sudah Medium. Plus sekarang pakai Pampers Premium Pantsnya juga. Suka banget sih karena ga bulky, desainnya gemes, ada garis indikatornya juga yang tape maupun pants. Komplit deh!

GENKI / NEPIA

IMG_9920.jpg

Saya juga sempat mencoba Genki (dulu namanya Nepia) lembut banget dan sizenya lebih besar dibanding Merries dan Pampers. Nathan baru pakai ini di usia 2 bulan mau 3 bulan. Biasa saya gunakan untuk malam hari. Tapi karena mahal dan jujur sih saya kurang suka yang terlalu lembut gini sih jadi cuma pakai 1 pack doang.

GOONHmmm suka-suka ga sih sama ini. Kualitasnya mirip Pampers, tapi agak bau pesing dan kalau udah penuh keliatan agak kuning jadi agak kurang suka. Harganya lebih murah dibanding Pampers.

HAPPY DIAPERS

IMG_9924.jpg

Nah ini produk baru. DESAINNYA SUPER GEMES! Bingung milihnya pengen beli semua. So far sih oke ya, tapi agak mahal Rp 120.000,- lagi promo jadi Rp 99.000,- bisa dibeli di blibli.com, tororo.com, orami.co.id.

POKANA PANTS

img_9921

Jujur ini korban iklan dan karena lagi promo juga jadi beli. Eh ternyata oke banget sih. Desainnya gemes juga dan yang paling penting STERIL karena dibungkus 1-1, bisa dipakai untuk membuang popok yang sebelumnya juga loh jadi praktis dan higienis. Saya suka sih ini nomer 2 deh setelah Pampers. Tapi kurangnya cuma garis indikatornya aja sih.

MAMYPOKO PANTS

img_9923

Maafkan ternyata saya bukan penggemar Mamypoko. Belum pernah cobain yang tape-nya sih tapi yang ini kurang suka karena bulky dan kurang soft sih. Memang Mamypoko paling mudah ditemukan di setiap toko tapi saya pribadi sih no.

 

BABY WIPES

img_9821

Nah ini dia yang harus selalu ada dimanapun Nathan berada. Pas baru lahir sampai usia 3 bulan, Nathan masih pakai kapas bulat yang direndam dengan air aqua. Kapasnya merk Medisoft. Selain harganya murah kalau tidak salah Rp 7.000,-, teksturnya tidak cepat hancur kalau kena air. Sampai sekarang pakai kapas ini kalau untuk membersihkan BAB saja.

Tissue Paseo Baby paling penting deh harus ada dimanapun itu. Lembut banget aman untuk baby. Ada ukuran yang normal dan ada travel packnya juga yang bisa dibawa kemana-mana.

Baby Wipes Pigeon ini saya mulai pakai di usia 2 bulan-an kalau sedang bepergian karena mulai ribet kalau membawa kapas dan air suka tumpah-tumpah dalam tas. Jadi mulai pakai baby wipes. Lembut banget dan wanginya enak. Alkohol dan Fragrance Free yaa. Harganya Rp 39.300,- beli di showroom Pigeon atau di Sogo dan beberapa toko bayi suka ada yang jual.

Cussons Baby juga enak sih lembut dan tulisannya sih aman untuk hand and mouth jadi bisa untuk lap mulut Nathan kalau habis gumoh. Waktu itu lagi diskon buy 1 get 1 free. Yaaaa namanya buibu ya gabisa liat diskonan jadi beli deh. Harganya sekitar Rp 16.000,- hampir ada di semua supermarket.

Kalau mamypoko yaaa bolehlah tapi agak ribet ambilnya suka keambil 2 lembar kadang dan lebih tipis. Ada sih extra tebal tapi belum pernah pakai. Tissue basah standard untuk bayi sih dan sering diskon 😀

*beberapa foto diambil dari mbah google

#babybuystory – He’s Here!

IMG_6545.JPG

Hello world! Persis di tanggal 22 September 2016, putra pertama kami, Nathaniel Krisatya Aryandra lahir bertepatan dengan hari ulang tahun kakak saya dengan berat 2,645 kg dan panjang 48 cm. Tak bisa berhenti bersyukur sama Tuhan, semua proses persalinan berjalan dengan amat sangat lancar dan cepat. Ijinkan saya untuk bercerita pengalaman melahirkan saya ya…

Minggu itu saya memang sudah memasuki usia kandungan 38 minggu. Setiap hari jalan-jalan mall dan kompleks perumahan. Tidak sabar rasanya menanti kelahiran babybuy. Malam tanggal 21 September 2016 sebenarnya saya sudah merasa perut kencang. Jujur saya clueless banget tentang bagaimana rasanya kontraksi atau tanda-tanda mau lahiran. Hanya mengandalkan pengalaman dari kakak (yang diinduksi sampai 36jam) dan beberapa teman saya yang lahiran normal maupun sc. Malam itu saya merasakan kram perut seperti saat haid. Tapi karena tidak terlalu mengganggu saya bawa tidur saja. Tidur tidak tenang sih memang, terbangun hampir setiap jam, mimpi juga tidak karuan. Sampai akhirnya keesokan paginya saat saya bangun pagi dan buang air kecil, muncul lendir yang ada sedikit darahnya. Panik dan langsung minta tolong suami antar ke rumah sakit.

Setiba di rumah sakit, masih santai sih ngabarin keluarga karena tidak tahu apa yang akan terjadi juga jadi belum mau heboh dulu. Saya daftar ke UGD dan langsung dicek detak jantung babybuy beserta ukuran kontraksi saya. Ternyataaaaaa ketika suster periksa dalam, saya sudah bukaan 4 dan kata suster “kayaknya cepat lahirannya karena kepala bayi sudah di bawah banget”. SEMAKIN PANIK! Saya diberikan hmmm lupa namanya pokoknya diinfus supaya merangsang kontraksi. Hampir setiap setengah jam sampai sejam bukaan bertambah terus tapi saya masih bisa makan dan ngobrol. Kalau kata mama saya sih makanlah mumpung masih bisa makan karena butuh energi banyak. Sampai bukaan 7 pun saya juga masih bisa pegang HP minta doa dari semua orang walau udah semakin panik 😀

Bukaan 7, saya jalan ke ruang tindakan (amazing!). Ketuban saya akhirnya dipecahkan oleh suster. Setelah itu saya mengalami 4-5x kontraksi langsung rasanya si bayi seperti mau keluar banget. Jujur saya jadi blank banget karena panik dan rasa sakit itu tak tertahankan. Mau ngeden tapi ingat kata bidan pas senam hamil jangan ngeden sebelum disuruh dokter, berusaha atur napas tapi juga tidak karuan. Puji Tuhan 3x ngeden tepat pukul 13.20 babybuy langsung keluar. Ketika terdengar tangis sang bayi dan melihat wujud sang bayi yang langsung diletakkan di dada saya, saya juga tidak bisa menahan tangis bahagia saya. Rasa sakit itu tetiba hilang. Tidak percaya saya bisa melewati proses lahiran normal yang selama ini saya takutkan. Total proses kelahiran babybuy hanya 4 jam. WOW! Peran suami juga sangat amat penting loh. Suami saya berusaha menenangkan saya, memegang kepala dan tangan saya, plus mengingatkan saya pada latihan pernapasan saat senam hamil. Terima kasih Tuhan, terima kasih suamiku dan terima kasih babybuy :’) Terima kasih juga untuk keluarga dan sahabat-sahabat yang selalu mendukung dan mendoakan kami agar sehat selalu. Kami terus memohon doa agar bisa menjadi orang tua yang baik untuk Nathan dan supaya Nathan boleh bertumbuh menjadi anak yang takut akan Tuhan dan menjadi berkat untuk banyak orang 🙂

Arti Nama.
Mau menjelaskan filosofi nama babybuy hahahaha. Nathaniel artinya God has given. Krisatya; Satya artinya setia, Kris sebenarnya karena tadinya mau ngasih nama Krisna akhinya diambil Kris-nya saja dan kebetulan artinya pengikut Kristus. Aryandra asalnya dari gabungan nama kami, Ariziaa (nama lain saya di semua sosial media saya) dan Yan, tapi kalau Aryan saja rasanya kurang jadi ditambahin unsur “dra”.

dsc_0600

img_6803

with opa dokter Krisna Murti, dokter kandungan dari jaman mama saya melahirkan kakak pertama saya. Terima kasih dokter 🙂

#babybuystory – 36 weeks

Hello friends!

IMG_6222.JPG

jangan betah-betah di perut ya nak 🙂

Menikmati masa-masa terakhir kehamilan. Ga berasa sudah memasuki bulan kesembilan. Puji Tuhan nama untuk babybuy akhirnya sudah ketemu dan terus didoakan. Bocoran inisialnya dulu kali yah “NKA”.

Pregnancy Update. So, sekarang ini sudah tiap minggu kontrol ke dokter. Dokter bilang posisi kepala sudah di bawah which is good tapi memang belum masuk panggul. Disuruh dokter banyak jalan. Karena malas jalan di komplek rumah (tapi tetap dilakukan setiap sore), alternatif lainnya adalah jalan-jalan di mall sembari belanja! Hati senang, capek tidak terasa, tapi sehat juga kan baik untuk bayi *alasan*. Setiap malam juga sudah semakin gelisah tidurnya. Jujur saya belum ada bayangan sama sekali gimana rasanya kontraksi. Sekarang sih perut suka berasa kencang tapi belum sampai tahap mules. Senam hamil juga sudah ikut dari semenjak weeks 31 (seminggu sekali tapi suka bolos). Menurut saya pribadi, senam hamil ini nolong banget loh. Iya memang gerakannya itu-itu saja, tidak jauh dari latihan pernafasan, memperkuat otot-otot, dan kalau sudah masuk weeks 36 sudah mulai latihan ngeden, oh dan jangan lupakan akhir dari senam hamil yaitu gerakan jongkok-berdiri-jongkok-berdiri. Tapi, kata-kata bidan yang terus mengingatkan kita untuk nafas nafas dan nafas lama-lama bisa nempel di otak sehingga nanti ketika waktunya melahirkan di tengah kesakitan itu kita pasti ingat dengan adegan senam hamil itu. Kalau di RSB Asih, senam hamil per sekali datang harganya Rp 50.000,- saya ikut yang hari Sabtu jam 8 pagi, ada juga yang jam 10 dan jam 2 siang.

Hospital Bag. Ini sebenarnya sudah saya siapkan dari sekitar bulan ke-7 akhir. Ya namanya lahiran kan tidak bisa diprediksi kapan tepatnya. Setelah baca-baca dan tanya-tanya pengalaman teman, kurang lebih ini yang saya sudah siapkan di koper saya:
– baju ibu untuk pulang
– daster berkancing
– pakaian dalam (bra menyusui)
– breast pad
– pembalut bersalin
– korset/gurita ibu
– kaos kaki dan sandal ibu
– peralatan mandi termasuk handuk
– nipple cream
– baju babybuy untuk pulang
– topi, sarung tangan dan kaos kaki babybuy
– selimut dan bedongan babybuy
– bantal peang babybuy
– breast pump (lupa difoto)
– bantal menyusui (lupa difoto)
– car seat untuk babybuy
– kartu asuransi dan buku catatan rumah sakit (selalu dibawa-bawa di tas)

IMG_5862.JPG

IMG_5707.jpg

Gemes banget nak, kami tidak sabar berjumpa denganmu. Mohon doanya semua yah supaya saya bisa lahiran secara normal walau degdegan luar biasa sih. See you real soon baby N :*

#babybuystory – 28 weeks

Hey there!

Goodbye second semester hello third semester! Mau berbagi cerita dulu yah sedikit. Sekitar 3 minggu lalu saya kena diare yang bisa dibilang cukup parah. Well, terparah seumur hidup saya dan sampai sekarang juga saya tidak tau apa penyebabnya. Kemungkinan besar sih karena bakteri di makanan alias salah makan. Hampir seminggu tidak kunjung sembuh, sudah ke UGD dan diberi obat. Sampai capek sendiri ke wc terus 😦 Takut babybuy kenapa-kenapa sih sebenarnya, tapi puji Tuhan babybuy strong di dalam perut. Setelah sembuh eh malah jadi sulit BAB karena mungkin pengaruh obat (dikasih dokter obat Imodium). Langsung hajar pepaya pagi siang malam deh hehehehe.. Untuk ibu-ibu yang mengalami diare, saran saya LANGSUNG KE DOKTER! Jangan sampai dehidrasi karena ibu hamil cepat sekali dehidrasi kalau diare.

Memasuki weeks 28, baby bump sudah makin terlihat, pipi makin chubby, dan tendangan babybuy sudah sangat terasa jelas. Aktif banget babybuy bergerak, terutama malam hari saat saya mau tidur. Kaki saya pun mulai berasa cepat pegal kalau terlalu lama jalan. Rencana 2 minggu lagi mau USG 4D, tidak sabar melihat wajah babybuy 🙂 Sehat terus ya nak, jagoan kesayangan ayahbuy dan mamabuy!

Saya juga mau berbagi cerita tentang belanja keperluan babybuy di postingan selanjutnya. Tunggu yah 😉

#babybuystory – 20 weeks

sudah terlihat hamil kan saya? 😀

Hey there!

Puji Tuhan babybuy bertumbuh dengan baik di dalam kandungan. Memasuki trimester kedua memang jauh JAUHHH lebih baik dibanding trimester pertama. Napsu makan bertambah pastinya. Saya naik 2 kg loh (akhirnya) dan suster bilang itu normal kalau sebulan naik 2 kg. Tingkat mudah lelahnya pun berkurang (walau bumil tetep ngantuk-kan sih hehehe..).

Setiap bulan kontrol ke dokter selalu baper terharu. Tidak menyangka ada makhluk hidup yang Tuhan ciptakan di dalam perut saya berkembang secara luar biasa. Setiap dengar detak jantungnya…. tidak bisa diucapkan dengan kata-kata :’) Tuhan memang ajaib. Di minggu ke 20 ini sayapun sudah mulai merasakan tendangan kecil dari babybuy terutama kalau sebelum tidur. Gemas 🙂

babybuy lagi silang kaki

babybuy lagi silang kaki

Nah, saya mau berbagi pengalaman. Dari bulan ketiga daerah perut saya terutama di bawah pusar terasa gatal dan kering sampai akhirnya muncul bintik merah. Sempat takut, sudah coba google-ing tapi bingung mau dikasih obat apa. Akhirnya saya tanyakan ke dokter kandungan saya dan ternyata itu hormon. Memang setiap ibu hamil pasti macam-macam keadaannya. Tapi untuk yang mengalami kegatalan di bagian perut seperti saya, saya diberikan salep namanya Esperson. Sekejap langsung tidak gatal lagi tapi karena sedikit terlambat periksa alhasil bekas bintik merah masih tersisa di bagian perut saya.

Di kehamilan saya yang memasuki minggu ke-20, saya beride untuk ‘babymoon’ karena dokter juga sudah kasih lampu hijau untuk naik pesawat. Pergilah saya dan suami ke Singapore 2 malam. Lupa kalau sedang hamil, stamina sangat menurun. Ternyata mudah lelah dan sempat panic attack ketika di Orchard melihat begitu banyak orang. Memang kalau mau babymoon harus tetap perbanyak istirahat juga (maafin ibu ya nak lupa diri).

Oh iya, semakin si babybuy membesar di dalam kandungan, kadang kalau sore saya suka tetiba pusing kayak gejala anemia. Kebetulan memang tekanan darah saya rendah juga. Lagi-lagi google-ing dan menemukan artikel ini. Sudah tanya dokter tapi katanya itu memang normal, makanya harus makan makanan mengandung zat besi. Kalau kata iklan sih, makanlah ati, telur dan ikan hehehehe..

Sekian cerita pengalaman singkat sampai minggu ke-20. Sehat terus yaa jagoan ibu 🙂

@ Marina Bay Sands Hotel

Ngidamnya ke Gardens By The Bay

#babybuystory – 12weeks

 

positive(s)

positive(s)

Hey there!

Tidak ada lagi yang bisa diucapkan selain “terima kasih Tuhan!” Saya dan Yan memang tidak menunda tapi juga tidak memburu-buru masalah kehamilan. “Ya, dikasihnya Tuhan ajalah” yang selalu kami ucapkan ketika ditanya udah isi atau belum. Suatu hari di akhir bulan Januari 2016, saya telat menstruasi. Sirkulasi menstruasi saya cukup baik, sehingga jarang sekali telat. Iseng beli testpack, dan mencoba di pagi hari. Muncul garis tipis yang kedua. Well, bisa dikatakan saat itu reaksi saya bukannya happy malah panik hahaha.. Suamipun juga reaksinya “harusnya sih ini positif ya”. Karena saya anaknya ga sabar, siangnya saya test lagi dengan alat yang berbeda dan ya hasilnya tetap 2 garis. Tanpa menunggu lama saya ke RS bersama ibu saya. Dokter masih ragu saat itu karena saat USG titik hitamnya masih kecil nyaris tidak terlihat, disuruh kembali 3 minggu lagi. Saat itu saya belum sepenuhnya percaya juga jadinya, alhasil belum bilang sama siapapun kecuali keluarga inti.

Sayangnya, tidak lama setelah itu saya demam dan flu, karena kemungkinan hamil, sebaiknya memang tidak minum obat yang sembarangan, sehingga saya memutuskan untuk pergi ke RS lagi tapi RS yang berbeda, RSIA Asih. Barulah disana saya dinyatakan sudah hamil 4 minggu dan si titik hitam itu juga lebih terlihat dibanding USG sebelumnya. Puji Tuhan! Oiya dokter obgyn saya dr. Krisna Mukti, yang 26 tahun lalu membantu mama saya melahirkan saya (iya udah grandpa tapi masih gagah dan berkharisma banget loh).

si bayi kacang

si bayi kacang

Awalnya, saya sempat ketakutan melihat beberapa artikel dan mendengar cerita kalau trimester pertama pasti akan morning sickness, mual-mual bahkan sampai muntah dan susah makan. Tapi sekali lagi saya bersyukur karena trimester pertama saya berjalan cukup baik, mual sedikit ketika sore dan sehat walafiat bisa tetap beraktivitas seperti biasanya.

Hormones hit every woman differently. Pengalaman saya sendiri di trimester pertama, wajah saya jadi beruntusan, mood swing AKUT, cepat lelah dan ngantuk-an, dan jadi “nafsuan” *oops*. Beberapa wanita hamil muda suka mual ketika mencium parfum atau bau suaminya, nah kalau saya malahan rasanya tidak mau ditinggal suami saya. Maunya nempel mulu dan kalau dia lembur atau ninggalin saya sendirian, saya bisa bete maksimal. Makanya nih mau ditinggal 2 minggu ke Eropa saya udah nangis bombay *maaf lebay*.

Saya punya sedikit tips untuk teman-teman yang mungkin mengalami morning sickness: makanlah dalam porsi kecil tapi sering, banyak makan buah yang segar (kalau perlu dikulkasin biar dingin) dan minum air putih selalu 🙂

Mohon doanya ya teman-teman sekalian supaya #babybuy bisa berkembang sehat, pinter dan lancar sampai lahiran. 12 weeks down, 28 weeks to go!