#babybuystory – 4 Months Old

IMG_7635.JPGHey there!

Ya ampun semenjak Nathaniel lahir rasanya buka laptop sudah hampir tidak sempat. Barulah bisa nulis sekarang. Kali ini saya mau update tentang babybuy. Saat ini usianya sudah 4 bulan. Beratnya sekitar 6 kg lebih, sudah makin cerewet, sudah bisa tengkurep sendiri, sudah lebih jelas melihat lingkungan sekitarnya dan pastinya masih asi eksklusif.

Mau sharing sedikit aja tentang masa-masa setelah lahiran. Jujur seminggu – dua minggu setelah lahiran sih memang penuh drama. Mungkin baby blues tapi ringan sih. Well, pain killer sudah habis jadi rasa nyeri di bagian bawah mulai terasa, payudara lecet dan bengkak karena Nathan belum bisa menyusu benar dan sayapun belum menemukan posisi nyaman, kurang tidur pasti karena jam tidur belum jelas, pampers cepet banget habisnya dan mencari pampers ukuran newborn tidaklah mudah, belum lagi bosan di rumah rasanya ingin jalan-jalan. Sempat menangis karena merasa gini amat ya jadi seorang ibu, tapi karena ASI, bonding dengan bayi sangatlah erat. Ketika saya sedih, Nathanpun ikut rewel. Ini yang paling sulit ketika mengASIhi. Ibu harus selalu happy walaupun banyak cobaannya. Bersyukur lahiran secara normal karena memang sakitnya cuma sebentar. Lewat 2 minggu sudah tidak berasa apa-apa lagi.

IMG_6650.jpg

 

Sayapun sempat demam karena payudara yang membengkak. Tak sanggup dengan drama menyusui, ketika Nathan usia 10 hari saya pergi ke dokter laktasi di Kemang Medical Care di jalan Ampera Raya. Saat itu saya berjumpa dengan dokter Aini yang rasanya seperti berjumpa dengan malaikat. Saya curhat tentang kesulitan Nathan dalam menyusu payudara bagian kiri. Ketika diperiksa ternyata Nathan Lip Tie dan Tongue Tie sehingga sulit menyusu. Langsung ambil tindakan insisi (saya kurang paham istilah kedokteran mohon maaf kalo typo) digunting dibagian bawah lidah dan bawah bibir atas. Prosesnya cuma 10 detik sih tapi karena saya tidak tega maka dokterpun tidak mengizinkan saya untuk melihatnya. Setelah itu memang nyaman sekali menyusu, payudara sudah tidak bengkak maupun lecet lagi dan Nathan langsung naik berat badan cepat (tiap sebulan naik 1 kg).

IMG_6982.jpg

muka mabok susu

Lewat 2 minggu, jam tidur Nathanpun sudah teratur. Intinya kalau siang nyusu per 1,5 – 2 jam sekali dan kalau malam biasanya saya nyusu jam 10 malam, 1 pagi dan 4 pagi jadi tidak terlalu begadang banget. Masuk ke usia 3 bulan, Nathan sudah makin aktif. Setelah nyusu tidak langsung tidur tapi mau ngobrol dan mau main. Malamnya tidur sudah semakin lama sampai saya pernah panik kok dia ga bangun yah? Nathan nyusu terkahir jam 9/10 malam bangun-bangun bisa jam 3/4 pagi. Kata dokter sih lebih baik tidak dibangunkan kalau dia masih tidur, asalkan berat badannya masih sesuai standard.

IMG_7968.jpg

IMG_8759.jpg

Sampai saat ini puji Tuhan Nathan belum pernah sakit. Demam pernah sekali itupun karena habis imunisasi yang memang bisa bikin demam. Saya komitmen untuk mengASIhi selama 2 tahun mudah-mudahan berhasil. Karena memang bayi ASI banyak keuntungannya dan kalaupun sakit ASI-lah obatnya. Saya amat sangat menikmati momen menyusui sih. Ada perasaan yang luar biasa saat menyusui. Oh, dan saya tidak minum vitamin apapun sih untuk memperlancar ASI. Kuncinya cuma 1, HATI YANG GEMBIRA. Makan enak, ga usah pikirin yang aneh-aneh, nikmati momen menyusui itu  sendiri, bisa dipastikan ASI lancaaarrr. Dan saya jarang pompa sih, semakin bayi menyusu langsung semakin banyak produksi ASI.

Dari lahir saya sudah membiasakan Nathan tidur di tempat tidur sendiri. Pas baru lahir – 3 bulan saya sewa tempat tidur bayi yang nempel dengan tempat tidur kita, sehingga tidak perlu effort untuk bangun menyusu. Sangat amat membantu sekali sih tempat tidur ini dan emang pas untuk sampai usia 3 bulan karena sudah  mulai sempit. Saya sewa di sini.

IMG_8291.jpg

Setelah tempat tidur ini dikembalikan, Nathan tidur di box yang lebih besar (turunan dari keponakan). Enak sih box ini, selain mudah disimpan, ga perlu ribet pakai bumper seperti box bayi kayu.

IMG_8405.jpg

Dari bayi, saya juga membiasakan Nathan tidur tengkurep. Nathan ini kagetan banget soalnya jadi kalau tidur tengkurep bisa lebih nyenyak dan lebih lama (keuntungan buat ibunya). Begitu usia 2-3 bulan, Nathan maunya tidur gaya samping (kadang sambil peluk guling), usia 4 bulan lebih udah mulai suka-suka kadang terlentang kadang agak nyungsep karena udah bisa tengkurep sendiri.

IMG_6737.JPG

IMG_7871.jpg

Peran suami juga amatlah penting loh. Terutama jadi tempat curhat karena pasti ibu baru baper pol hihihi 😀 Selain itu suami juga bisa gantian gendong kalo nangis atau gendong buat boboin sama bisa gantiin pampers juga kalo tengah malem. Bagi-bagi tugas deh pokoknya kan anak berdua jadi rawatpun berdua 🙂

IMG_7882.jpg

Mungkin segini dulu #babybuystory-nya. Kalau ada yang mau tanya-tanya silahkan loh saya senang sekali berbagi pengalaman menjadi ibu. Sehat terus dan makin pinter ya nak! Ayah dan Ibuy love you too much ❤

16142279_1844747622461590_1312709950300001814_n.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s