#babybuystory – He’s Here!

IMG_6545.JPG

Hello world! Persis di tanggal 22 September 2016, putra pertama kami, Nathaniel Krisatya Aryandra lahir bertepatan dengan hari ulang tahun kakak saya dengan berat 2,645 kg dan panjang 48 cm. Tak bisa berhenti bersyukur sama Tuhan, semua proses persalinan berjalan dengan amat sangat lancar dan cepat. Ijinkan saya untuk bercerita pengalaman melahirkan saya ya…

Minggu itu saya memang sudah memasuki usia kandungan 38 minggu. Setiap hari jalan-jalan mall dan kompleks perumahan. Tidak sabar rasanya menanti kelahiran babybuy. Malam tanggal 21 September 2016 sebenarnya saya sudah merasa perut kencang. Jujur saya clueless banget tentang bagaimana rasanya kontraksi atau tanda-tanda mau lahiran. Hanya mengandalkan pengalaman dari kakak (yang diinduksi sampai 36jam) dan beberapa teman saya yang lahiran normal maupun sc. Malam itu saya merasakan kram perut seperti saat haid. Tapi karena tidak terlalu mengganggu saya bawa tidur saja. Tidur tidak tenang sih memang, terbangun hampir setiap jam, mimpi juga tidak karuan. Sampai akhirnya keesokan paginya saat saya bangun pagi dan buang air kecil, muncul lendir yang ada sedikit darahnya. Panik dan langsung minta tolong suami antar ke rumah sakit.

Setiba di rumah sakit, masih santai sih ngabarin keluarga karena tidak tahu apa yang akan terjadi juga jadi belum mau heboh dulu. Saya daftar ke UGD dan langsung dicek detak jantung babybuy beserta ukuran kontraksi saya. Ternyataaaaaa ketika suster periksa dalam, saya sudah bukaan 4 dan kata suster “kayaknya cepat lahirannya karena kepala bayi sudah di bawah banget”. SEMAKIN PANIK! Saya diberikan hmmm lupa namanya pokoknya diinfus supaya merangsang kontraksi. Hampir setiap setengah jam sampai sejam bukaan bertambah terus tapi saya masih bisa makan dan ngobrol. Kalau kata mama saya sih makanlah mumpung masih bisa makan karena butuh energi banyak. Sampai bukaan 7 pun saya juga masih bisa pegang HP minta doa dari semua orang walau udah semakin panik 😀

Bukaan 7, saya jalan ke ruang tindakan (amazing!). Ketuban saya akhirnya dipecahkan oleh suster. Setelah itu saya mengalami 4-5x kontraksi langsung rasanya si bayi seperti mau keluar banget. Jujur saya jadi blank banget karena panik dan rasa sakit itu tak tertahankan. Mau ngeden tapi ingat kata bidan pas senam hamil jangan ngeden sebelum disuruh dokter, berusaha atur napas tapi juga tidak karuan. Puji Tuhan 3x ngeden tepat pukul 13.20 babybuy langsung keluar. Ketika terdengar tangis sang bayi dan melihat wujud sang bayi yang langsung diletakkan di dada saya, saya juga tidak bisa menahan tangis bahagia saya. Rasa sakit itu tetiba hilang. Tidak percaya saya bisa melewati proses lahiran normal yang selama ini saya takutkan. Total proses kelahiran babybuy hanya 4 jam. WOW! Peran suami juga sangat amat penting loh. Suami saya berusaha menenangkan saya, memegang kepala dan tangan saya, plus mengingatkan saya pada latihan pernapasan saat senam hamil. Terima kasih Tuhan, terima kasih suamiku dan terima kasih babybuy :’) Terima kasih juga untuk keluarga dan sahabat-sahabat yang selalu mendukung dan mendoakan kami agar sehat selalu. Kami terus memohon doa agar bisa menjadi orang tua yang baik untuk Nathan dan supaya Nathan boleh bertumbuh menjadi anak yang takut akan Tuhan dan menjadi berkat untuk banyak orang 🙂

Arti Nama.
Mau menjelaskan filosofi nama babybuy hahahaha. Nathaniel artinya God has given. Krisatya; Satya artinya setia, Kris sebenarnya karena tadinya mau ngasih nama Krisna akhinya diambil Kris-nya saja dan kebetulan artinya pengikut Kristus. Aryandra asalnya dari gabungan nama kami, Ariziaa (nama lain saya di semua sosial media saya) dan Yan, tapi kalau Aryan saja rasanya kurang jadi ditambahin unsur “dra”.

dsc_0600

img_6803

with opa dokter Krisna Murti, dokter kandungan dari jaman mama saya melahirkan kakak pertama saya. Terima kasih dokter 🙂