Honeymoon Destination

IMG_9722

Hello friends!

Habis posting tentang nikahan, sekarang cerita tentang honeymoon versi #aliciyan. BALI! Kenapa kami memilih Bali sebagai honeymoon destination karena kayanya Bali ga pernah out of date aja untuk jadi tempat honeymoon, terus kami sudah lama banget ga ke Bali jadi pengen explore dan pengen ke beach club kekinian lah, plus agak lebih irit dibanding keluar negeri. Wong dalam negeri aja pantainya udah indah banget, ngapain harus keluar negeri, benarkan? Kami memutuskan untuk ke Bali di akhir bulan Agustus karena tadinya memang ada rencana menghadiri pernikahan teman kami yang kebetulan acaranya di Bali juga, tapi ternyata nikahannya diundur dan tiket plus hotel sudah keburu dibeli.

Puji Tuhan, bersyukur banget rejeki pengantin baru, kami diberikan hadiah oleh salah satu kerabat ayah saya menginap di W Seminyak Bali selama 5 hari 4 malam, PRIVATE VILLA! Kita bahas mengenai villa kami dulu yaaa *toooo excited*.. Setibanya di bandara Ngurah Rai kami dijemput oleh pihak hotel (mobilnya BMW wow!) Dan setibanya di W, kami macam 2 anak kecil sotoy dan norak nginep di hotel bintang 5 hahaha.. SEMUA karyawan di W baiknya dan ramahnya luar biasa sih. Ada supervisornya yang mengantar kami dengan buggy ke kamar, dimana sudah disiapkan welcome drink khusus untuk honeymooners dan ranjang yang dihias hati. Kami diajak untuk ‘tour’ dalam kamar villa tersebut. Aduh, speechless sih.. So beautiful, clean, comfy, romantic pokoknya wow deh villa di W ini. Ah jangan lupakan private poolnya! Breakfastnya pun JUARA! Kami mendapat jatah sarapan di kedua restonya, Fire dan Starfish Bloo. Alhasil gantian deh supaya bisa ngerasain keduanya. Sebenarnya untuk makanan agak serupa sih yaa buffet komplit, beragam dan enak, cuma bedanya di viewnya aja. Kalau Fire lebih ke swimming pool, kalau Starfish Bloo lebih ke pantai. Kami juga mendapat compliments untuk foot massage 60mins dan cuci blow di Away Spa. YA AMPUN foot massagenya JUARA BANGET! Baru dipijet 5-10 menit udah berasa dihipnotis sangking enaknya dan ada backsound instrumen bali. SOOOOOO RELAXING! Salonnya pun tampilannya mewah banget. Gamau pulang huhuhuhu dan sampe sekarang rasanya pengen balik lagi.. Kamu boleh bilang kami norak dan alay sih, tapi percayalah kami belum tentu balik lagi (dalam waktu dekat) karena mahal bo hahaha $550/night. Thank you so much, Mr. Tony!

IMG_8975

Ini dia jemputan kami

IMG_8979

*maap norak*

IMG_8985

Private Villa #38

IMG_8983

Another surprise gift from the resort

Another surprise gift from the resort

IMG_9095

Our fave corner ❤

Bisa berenang kapan aja karena ada private pool yang selalu dibersihin setiap hari

Bisa berenang kapan aja karena ada private pool yang selalu dibersihin setiap hari

IMG_9065

Starfish Bloo (1)

IMG_9069

Starfish Bloo (2)

IMG_9290

Fire (1)

IMG_9294

Fire (2)

IMG_9156

View di depan kamar kami

IMG_9726

Buggy to send you everywhere in the resort

IMG_9602

Away Spa Lounge

IMG_9600

Welcome to ‘heaven’

 

IMG_9572

Meni Pedi Area @ Away Spa

IMG_9573

Tempat cuci rambut terwow!

IMG_9566

Beralih ke tempat makan dan tempat wisata yang kami kunjungi. Hari pertama sampai Bali, kami menyewa motor karena cuma setengah hari. Kami kemarin terlalu polos sih ketika ditanya menginap dimana kami menjawab jujur. Alhasil, dimahalin dong ya masa sewa motor Rp 100.000,- dan ga bisa ditawar 😥 Tips aja nih, antara jangan terlalu jujur atau sewa motor jangan di daerah Seminyak. Kami naik motor keliling aja kok cuma ke daerah Seminyak-Kuta-Legian. Pengen tau aja setelah 4-5tahun kesini apa saja yang berubah. Banyak yaaaa ternyata! Iya lebih ramai, lebih banyak toko, tapi lebih rapi juga trotoarnya dan jalanannya. Lanjut, kami makan siang/sore di EatWell-Seminyak. They have the best Crispy Pork Belly in town! FYI, setiap hari kami makan babi di Bali *mumpung murah dan enak*.

 

Processed with VSCOcam with f2 preset

Lanjut dari EatWell, we spent the evening di Potato Head (karena lokasinya juga sebelahan sama W). Ga sempet sunsetan sih karena emang langitnya juga ga secerah itu. Jadi cuma ‘cek ombak’ aja dan numpang foto.

IMG_9020 IMG_9033

Makan malam di WAHAHA, the best pork ribs in Bali! Selain Pork Ribs, Grilled BBQ  Cornnya juga enak banget 😥 Gila sekarang jadi kebayang dan pengen lagi huuuuu… Harganya pun juga masuk akal banget sih, WAHAHA Pork Ribs Rp 160.000,- (bisa untuk 2 orang). Kita agak kalap sih nyobain semua ahahaha. Take away sate babi plus Wahaha Bacon Pulled Pork :p

IMG_9050

Processed with VSCOcam with f2 preset

Besoknya, kami sewa mobil. Kebetulan ada temannya teman kami yang punya rental mobil di Bali. Hari kedua ini kami berencana untuk ke Ubud, entah mau ngapain yang penting sampai ke Ubud dulu. Sejuk banget ketika menghirup udara di Ubud. Kami dibawa ke Bali Paulina. Not a big fans of coffee, tapi karena ada banyak rasa, bolehlah diicip2 karena free juga dan pemandangannya luar biasa indahnya.

IMG_9119

Drinking coffee with this amazing view

IMG_9697 IMG_9705

Next, harus dong makan Bebek. Kami makan di Bebek TebaSari dengan pemandangannya sawah. Pengen nyobain restoran bebek yang belum ada di Jakarta hehehe..

IMG_9126 IMG_9124

Lalu, kami ke Monkey Forest. Memang betul kalau bisa jangan pakai aksesoris karena bakal dicolong sama si monyet. Kejadian sama saya hahahaha. My fault sih, karena pake gantungan BBW di tas, baru masuk lagi mau selfie, eeeehh ditarik sama si monyet dan langsung dipegangin terus -.-”

IMG_9695

Foto ini jadi saksi ketika si monyet lagi mencuri HAHAHAHAHA

IMG_9129 IMG_9145

Setelah daerah sejuk, besoknya langsung ke daerah terik banget, ke Uluwatu! Demi pengen banget foto pake baju bali yaaa diniatin ke GWK. Lumayan lah Rp 200.000,-/pasangan dapat 3 foto ukuran 4R plus softcopy dikirim by email. Lalu lagi-lagi kita makan siang pork ribs lagi sebelum nongkrong cantik di Finn’s Beach Club. PANAS BANGET! Sekarang masuk Finn’s bayar Rp 250.000,-/orang tapi yang bisa di spend buat makan-minum hanya Rp 150.000,-.

IMG_9467

IMG_9303 IMG_9301 IMG_9306 IMG_9309 IMG_9333 IMG_9381 IMG_9391

Karena di Finn’s ga bisa sunsetan, alhasil kami sekalian ke Pura Uluwatu untuk nonton Tari Kecak di saat sunset. Bayar Rp 100.000,- untuk menonton pertunjukkan ini. Sebenarnya sih lokasi sudah cukup baik ya setelah di renovasi. Tapi yang masih jadi concernnya adalah jumlah penonton yang membludak dan tidak tertib. Selain membuat space panggungnya jadi terbatas, tempat keluar masuk pemainnya pun dipenuhi penonton juga, terlihat tidak teratur dan mengganggu.IMG_9416IMG_9675

Hari selanjutnya kami sengaja ingin menikmati fasilitas hotel. Kami pagi-pagi berenang di kolam renang hitsnya itu, menikmati foot massage dan cuci blow di Away Spa dan pastinya males-malesan aja di kamar –> tujuan seharusnya  honeymoon hahahaha. Malamnya kami fine dining di Barbacoa, dekat dengan hotel. Interiornya sih keren, suka banget lantainya, dan makanannya pun enaaaakkk!

IMG_9487 IMG_9535 IMG_9659 IMG_9661

IMG_9654 IMG_9585 IMG_9586 IMG_9593

Saat kami tidak menggunakan mobil sewaan, kemana-mana kami menggunakan Uber. JAUH LEBIH MURAH dibandingkan dengan taxi biasa. Segitunya di Bali cuma ada Uber Black. Very recommended!

We had the best 4 nights ever, thank you God, thank you husband, thank you Toni Papas, and thank you W Retreat & Spa Bali ❤

IMG_9606

Check out our honeymoon video: here

#aliciyan #aliciyantrip #honeymoon

 

#aliciyan’s BIG DAY!

Hello friends! Sekarang saya paham kenapa sebagian besar blogger update tentang hari-H nya at least sebulan kemudian (bahkan ada yang lebih) karena sayapun melakukan hal serupa hahaha! Kalo pengalaman saya sih, ini akibat keseruan honeymoon sekalian nunggu hasil dari tukang foto. So, akhirnya baru sekarang saya akan berbagi cerita tentang pernikahan saya dengan Yan Prasetyo tanggal 8 Agustus 2015 kemarin.

BAR_6468

Puji Tuhan, acara berjalan dengan baik, ontime (banget), cuaca baik, tamu ramai (padahal itu hari kawinan sedunia), dan kami bisa melewati satu hari dengan sehat tanpa perlu suntik vitamin (yang tadinya saya takutkan bakal tumbang di tengah acara karena kondisi badan saya yang tidak terlalu fit).

Sebelum cerita bahagia, mau jujur dulu ada kesedihan tersendiri buat saya pribadi karena banyak yang missed di foto-fotonya sih terutama ga ada bride and bridesmaids moment HUHUHU plus foto 2 keluarga ga ada (entah mengapa baru sadar sekarang), dan foto saya berdua Yan pun juga kurang banyak dan mesra hahaha.. Ini dikarenakan emang waktu yang terlalu mepet. Kami pemberkatan jam 13.30 dan untuk catatan sipil jam 13.00 di GKI Pondok Indah, disusul resepsi jam 19.00. So, don’t forget to make your must-photo checklist and give it to photographer or WO.

TAPI, masih banyak banget yang perlu disyukuri. Bersyukur banget karena Alexander WO amat sangat mengatur kami dengan baik sehingga semuanya on time. Karena percayalah ketika hari-H nanti, pengantin pasti ngikut2 aja ga bisa pake mikir harus berbuat apa. Saran saya pakailah WO ketika hari-H. Lebih baik mana WO atau keluarga dan teman? Kalau jawaban saya sih lebih ke WO yang komersil. Salah satu alasan saya tidak menjadikan keluarga atau teman sbg panitia karena yang saya khawatirkan adalah mereka akan sibuk sendiri nantinya (berhubung ada darah manadonya juga sih soalnya hehehe..), selain itu WO juga seharusnya lebih pro, mereka sudah banyak pengalaman sehingga juga tidak akan membuat pengantin bingung. Memang akan lebih banyak biaya yang dikeluarkan, but this is for your own good. Akan tetap  ada beberapa orang dari keluarga kok sebagai koordinator acara pastinya.

Next, yang jadi juara di hari bahagia ini adalah make up dan pakaian pengantin. Teramat bersyukur bisa didandanin sama Jasmine Lishava yang bener-bener bikin saya jadi the most beautiful bride and hair-do oleh mbak Chika. Udah jatuh hati dari make-upnya mbak Jasmine pas saya lamaran, dan ternyata pas hari-H lebih jatuh cinta lagi sampai terharu sendiri (agak baper saat itu, maap sindrom calon pengantin). Bener-bener ga salah pilih deh! AND MY DRESS + KEBAYA by Kharisma Nusantara, big thanks to tante Ardi yang bikinin baju saya, yang sampe ga tidur jahitin pita kuning saya. Blingy dan pretty and gorgeous and amazing and speechless! Semua pangling, semua memuji, dan sayapun bahagia. PRINCESS A DAY! FYI, buat calon pengantin yang bakal menikah dengan menggunakan veil, jangan panik kalau nanti berasa kekurangan oksigen. Saran dari saya, minta tolong dibawain kipas kecil sama bridesmaids atau mungkin titipin ke WO or keluarga. Karena kemarin ini saya sempet merasa nyaris mau pingsan kaya ga dapet oksigen pas pakai veil alhasil kipas-kipas pake buku liturgi hehehe, semoga itu ga kejadian sama kamu :p

Ada yang menjadi kebahagiaan tersendiri buat saya yaitu prosesi masuk yang diiringi oleh Albert Fakdawer. Well, Albert ini teman gereja saya, kita cukup dekat. Dan dulu pas jaman remaja sempet bilang, ‘lo mesti nyanyi pokoknya pas kawinan gw, Bet! Gw booking dari sekarang (pdhl blom tau jodohnya siapa saat itu).” Karena emang suara Albert keren banget astaga selalu merinding tiap denger dia nyanyi. Dan hal itu beneran terjadi.  Awal nanya ke Albert untuk minta tolong nyanyi di pernikahan kami, agak deg-degan juga karena jadwalnya padet banget. Tapi emang udah rejeki dari Tuhan, Albert meng-iyakan permohonan kami walau abis nyanyi dia langsung cabut ke acara lain. SENENG BANGET. Sempet bingung mau nyari lagu apa soalnya takut udah keburu nangis duluan kalau dinyanyikan “Marry Your Daughter – BRKN RBTZ”. Eeeeehhh Albert nawarin nyanyi lagu itu pas Yan masuk dan disusul dengan saya dengan ayah saya dengan lagu “So In Love With You – UNV”. Thank you Albert for making our special day more special 🙂

Bersyukur juga untuk catering yang dahsyat nikmatnya dan membuat feedback baik dari para tamu karena berlimpah dan enaaaakkk, thanks to Dwi Tunggal Citra. Dekorasinya pun wow banget! Selama ini cuma dikasih liat 3Dnya tapi begitu jadinya takjub dan happy karena colorful banget sesuai impian, didominasi warna pink-kuning macam princess aurora yaa.. Thank you mbak Susi dan Sulthan Dekorasi yang selalu kasih bonus-bonus kecil. Photo, video dan photobooth juga pastinya penting juga, kalau ga ada mereka hari bahagia kami ga bisa diabadikan. Tim fotonya dateng pagi banget saya baru selesai mandi udah pada nongkrong di lobi. Thank you yaaa mbak Anggi dan Wong Akbar Photography. Dan wedding band! Thank you Dimas Pradipta and friends. Dimas ini juga lagi-lagi sahabat saya sekaligus drummer yang dari dulu juga selalu saya todong “ntar pokoknya main di kawinan gw yaaaa”. Musik beres banget dan ga terlalu berisik. Yang ga boleh dilupakan juga Daud Tobing selaku MC selama resepsi. Inilah enaknya punya teman-teman anak broadcast, jadi bisa dimintain tolong jadi MC deh. Thanks bang Daud!

Merasa bersyukur juga dengan para tamu undangan yang banyak banget. Cukup terharu karena #aliciyan masih dijadikan prioritas. Saya percaya tanggal 8 Agustus kemarin itu pasti ga cuma saya saja yang menikah, pasti mereka juga dapat undangan dari orang lain, tapi masih banyak yang datang ke acara kami. Ga nyangka bakal tetap ramai, terima kasih yaaa yang sudah datang, you know who you are.

Terima kasih banyak sekali lagi untuk sahabat, keluarga, semua-muanya terutama yang mengambil bagian dalam #aliciyan’s big day. Untuk vendor-vendor kami, ga salah pilih deh semuanya 🙂 Mohon maaf kalau ada yang kurang dari acara kami. Dan mohon doanya selalu untuk kehidupan pernikahan kami. Kalau ada yang mau nanya-nanya mungkin, boleh ke e-mail saya maretha304@hotmail.com.DSC_0725 image2image1

BAR_6424

BAR_6456 BAR_6494 BAR_6511 BAR_6577BAR_6608 BAR_6610 BAR_6646 BAR_6721 BAR_6775 BAR_6872

BAR_6883 BAR_6899 BAR_6918 BAR_6923 BAR_6967 BAR_6939 BAR_6951 BAR_6983 BAR_7006 BAR_7076 DSC_1572 DSC_1587BAR_7103 DSC_1716 DSC_1772 DSC_1809 DSC_1921

BAR_7220 image1 (1)image2

Check out our SDE video here

Venue: GKI Pondok Indah (Holy Matrimony)

Gedung Aneka Tambang (Reception)

Dress & Kebaya: Kharisma Nusantara

Suit: Wong Hang Tailor

MUA: Jasmine Lishava

Catering: Dwi Tunggal Citra

Decoration: Sulthan Dekorasi

Photo, Video & Photobooth: Wong Akbar Photography

WO: Alexander WO

Bride’s Hand Bouquet & Groom’s Boutonniere: Bianco Flowers

Bridesmaids’ Hand Bouquet & Groomsmen’s Boutonniere: Pixie Florist

Wedding Cake: Gordon Blue

Wedding Car: Fendi Wedding Car

Invitation: Le Fine Art (design) & Putra Karya (print)

Souvenir: Alfiandra Souvenir