Pentingnya Pembinaan PraNikah

image (3)Di tengah kesibukan kami dalam mempersiapkan pernakpernik pernikahan, kami harus merelakan 4 Sabtu kami untuk mengikuti pembinaan pranikah di gereja. Selain memang diwajibkan untuk ikut, pembinaan ini aku rasa AMAT SANGAT BERGUNA. Kenapa? Banyak banget ilmu baru yang didapatkan, lebih bisa mempersiapkan mental dan iman pastinya, sharing dengan teman senasib sepenanggungan, dan pastinya dapet PR banyak. Kalau di gerejaku, 3 kali Sabtu hanya kelas biasa, dan 1 kali Sabtu dan Minggu kami menginap satu malam di Puncak.image

Karena ini baru pulang dari acara retreatnya, semangat banget untuk sharing (terutama bagi yang beragama Kristen sih). Kami berangkat Jumat malam karena acaranya Sabtu pagi agak males untuk berangkat dari Jakarta pagi-pagi, sehingga kami memutuskan untuk menginap di villaku dulu Jumat malamnya.

Acara berlangsung di Pondok Remaja PGI, Cisarua. Ini bukan pertama kalinya aku menginap disini, jadi tiba ga pakai nyasar. Karena jam buka-tutup puncak yang suka suka, rombongan yang berangkat dari Jakarta sempat terjebak macet, menimbulkan keterlambatan yang cukup lama sih. Kami sarapan kemudian mulai sesi demi sesi. Banyak sekali sesi diskusi baik itu dengan Pamanbuy maupun dengan group. Pembicara-pembicaranyapun juga cukup menyenangkan dan saling berbagi pengalaman pernikahan mereka yang rata-rata diatas 7 tahun.

Karena acara padat sekali dan tidak ada waktu untuk istirahat di kamar, jam stg10 malam ketika acara sudah selesai, rasanya lelah dan mengantuk sekali. Ketambahan keadaan aku yang sedang kurang sehat aka flu. Tetapi, yaa namanya anak muda, sampai di kamar, bertemu teman baru, pastinya ngobrol sampai larut.

Keesokan harinya, tinggal ada 1 sesi yaitu tentang seks. Setelah sesi tersebut, kegiatannya sangat menarik yaitu piknik refleksi bersama pasangan. Jadi, kami gelar tikar di taman, hanya berdua dengan pasangan masing-masing, sambil ngeteh dan ngopi, sambil membahas mulai dari harapan masing-masing dalam sebuah pernikahan sampai dengan masalah keuangan nantinya ketika sudah menikah. Kemudian ditutup dengan renungan penutup, dan kamipun kembali ke Jakarta.

image (2)

kayak piknik beneran kan?

Apa yang bisa kubagikan disini adalah:

1. Masalah terbesar dalam pernikahan yaitu uang, seks, dan extended family

2. Jangan menjadikan anak sebagai pusat, tapi yang terpenting adalah hubungan suami-istri itu sendiri.image (4)

3. Konflik pasti ada tapi bagaimana kita menghadapi konflik tersebut, misal dengan keterbukaan, kepercayaan dan lebih banyak untuk mendengar.

4. Terbukalah tentang masalah keuangan dengan pasangan. Bikin anggaran bersama.

5. Mari mengenal pasangan anda. Dari kuesioner yang diberikan, aku Phlegmatic (amiables) dan Pamanbuy Choleric (drivers). Jadi paham kenapa penyebab konflik selama ini dan mulai paham bagaimana solusinya.

polls_eysenck_5947_882557_poll_xlarge

image source: Google

Aku dan Pamanbuy jadi punya PR banyak yang bisa kita diskusikan sebelum menikah and it is important loh untuk dibahas, supaya saling tau visi misinya setelah menikah.. Itu saja yang bisa kubagikan buat calon pengantin atau bahkan yang sudah menikah, semoga bermanfaat. God bless you ­čÖé

Processed with VSCOcam with f2 preset

oops.. please forgive our #wefie

Advertisements